Category: Gaya Hidup

  • Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda Metro : Rawat Kebersamaan, Jaga Jakarta

    Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda Metro : Rawat Kebersamaan, Jaga Jakarta

    Polda Metro Jaya menggelar tasyakuran bersama keluarga besar The Jakmania di Jakarta, Selasa (22/9/2026). Pertemuan ini menjadi momentum mempererat hubungan kepolisian dan komunitas suporter sekaligus merawat kebersamaan dalam menjaga ibu kota tetap aman dan kondusif.

    Kegiatan dihadiri Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, pejabat utama, serta para Kapolres jajaran. Dari The Jakmania hadir Ketua Umum Aditya, Ketua Harian Bayu, jajaran pengurus, serta perwakilan enam Koordinator Daerah dan 66 Koordinator Wilayah dari Jakarta dan sekitarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Komjen Asep menyampaikan terima kasih atas kehadiran keluarga besar The Jakmania sekaligus mengapresiasi komitmen suporter selama rangkaian laga Persija melawan Persib.

    Ia juga menyampaikan selamat atas kemenangan Persija serta keberhasilan mempertahankan catatan positif saat bermain di kandang.

    “Terima kasih atas kerja sama rekan-rekan The Jakmania, sejak tahap perizinan, persiapan, pelaksanaan hingga pertandingan berakhir. Semua dapat berlangsung aman, kondusif, dan lancar. Ini menjadi modal yang baik untuk kita jaga bersama,” ujar Komjen Asep.

    Menurutnya, pengalaman tersebut tidak cukup berhenti pada satu laga. Hubungan yang sudah terjalin perlu diteruskan hingga tingkat kewilayahan agar kepolisian dan komunitas suporter semakin dekat dalam membangun suasana yang tertib.

    “Saya berharap The Jakmania dapat menjadi mitra utama Polres. Polres dan Korwil di wilayah masing-masing harus terus membangun kedekatan, sehingga setiap hal dapat dikomunikasikan dengan baik sejak awal,” kata Komjen Asep.

    Peran para Koordinator Wilayah turut menjadi perhatian. Kapolda meminta mereka benar-benar mengenal dan merangkul anggotanya. Sebab, The Jakmania terdiri atas beragam usia, profesi, latar belakang, dan karakter, namun dipersatukan oleh kecintaan yang sama kepada Persija dan Jakarta.

    “Keberagaman itu harus menjadi kekuatan. Saling jaga, saling ingatkan, dan jangan biarkan ada rekan kita yang salah melangkah hingga merugikan dirinya sendiri, keluarga, maupun nama besar The Jakmania,” ujarnya.

    Komjen Asep menegaskan, keamanan ibu kota bukan semata-mata tugas kepolisian. Komunitas, kelompok suporter, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus menjaga energi positif yang sudah tumbuh.

    “Menjaga Jakarta adalah tanggung jawab kita semua. Mari rawat kebersamaan ini dan tunjukkan bahwa kecintaan kepada Persija dapat diwujudkan dengan sportivitas, ketertiban, serta semangat untuk bersama-sama menjaga Jakarta,” kata Komjen Asep.

    Ia berharap semangat tersebut hadir dalam setiap laga Persija. Dukungan kepada klub, menurutnya, akan semakin bermakna ketika disertai kedewasaan, kepedulian terhadap sesama, dan sikap yang tidak merugikan komunitas.

    Ketua Umum The Jakmania Aditya menyambut positif hubungan yang terjalin dengan Polda Metro Jaya. Menurutnya, ruang kolaborasi dapat diperluas, tidak hanya berkaitan dengan sepak bola, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan program positif bagi masyarakat.

    “Ke depan kita akan terus berjalan bersama dan membanggakan warga Jakarta. Kolaborasi tidak hanya dalam pertandingan, tetapi juga melalui kegiatan positif yang semakin merekatkan hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania,” ujar Aditya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, kemitraan dengan komunitas suporter menjadi salah satu kekuatan dalam membangun keamanan dari lingkungan masyarakat sendiri. Menurut Kombes Budi, kedekatan hingga tingkat kewilayahan diharapkan membuka ruang komunikasi lebih dini sehingga berbagai persoalan dapat dicegah dan diselesaikan dengan semangat kebersamaan.

    Tasyakuran tersebut menegaskan bahwa hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania tidak berhenti pada satu pertandingan.

    Sportivitas, kepedulian, dan budaya saling menjaga diharapkan terus tumbuh menjadi energi bersama dalam Jaga Jakarta.

    pakar seo polri , pakar seo , pakar seo indonesia , pakar seo terbaik

    Mohammad Khoirul Amin, Khoirul Amin , Amin

     

  • Tegakkan Akuntabilitas, Polda Sumsel Tindak Lanjuti Laporan Penanganan Perkara oleh Personelnya

    Tegakkan Akuntabilitas, Polda Sumsel Tindak Lanjuti Laporan Penanganan Perkara oleh Personelnya

    Tegakkan Akuntabilitas, Polda Sumsel Tindak Lanjuti Laporan Penanganan Perkara oleh Personelnya

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya menjaga profesionalisme dan akuntabilitas personel melalui mekanisme pengawasan internal yang berjalan aktif, termasuk terhadap anggota yang bertugas di lingkungan Polda Sumsel sendiri.

     

    Penegasan tersebut disampaikan menyusul perhatian publik terhadap proses penanganan sebuah perkara yang sebelumnya ditangani salah satu penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel dan menjadi sorotan di masyarakat.

     

    Personel yang dimaksud adalah AKP TI, yang menjabat sebagai Kanit 4 Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel. Sebelumnya, yang bersangkutan menangani penyelidikan atas sebuah laporan dugaan tindak pidana.

     

    Dalam proses penanganan perkara tersebut, pihak pelapor menyampaikan keberatan yang kemudian ditindaklanjuti melalui fungsi pengawasan internal Polda Sumsel. Penanganan dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan internal Polri yang berlaku.

     

    Sebagai tindak lanjut, Polda Sumsel melaksanakan sidang disiplin terhadap personel yang bersangkutan. Hasil sidang kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor Kep/73/XII/2025 tanggal 31 Desember 2025.

     

    Berdasarkan keputusan tersebut, AKP TI dijatuhi hukuman disiplin berupa teguran tertulis dan penundaan kenaikan gaji berkala selama satu periode.

     

    Pemberian sanksi tersebut merupakan bagian dari mekanisme evaluasi dan pembinaan internal Polda Sumsel untuk memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai ketentuan dan standar yang berlaku.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap keluhan atau keberatan masyarakat yang berkaitan dengan kinerja personel akan ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi sesuai ketentuan.

     

    “Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa setiap keluhan, termasuk yang menyangkut kinerja personel kami sendiri, ditindaklanjuti secara serius melalui mekanisme resmi. Ini membuktikan bahwa pengawasan internal Polda Sumsel berjalan aktif,” ujar Nandang.

     

    Nandang menambahkan, proses evaluasi dan pembinaan personel merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polda Sumsel dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kritik dan masukan publik juga menjadi bagian penting dalam evaluasi pelaksanaan tugas kepolisian.

     

    “Kami mengimbau masyarakat untuk terus menyampaikan masukan atau keberatan melalui saluran resmi, seperti Bidang Propam, apabila menemukan hal yang perlu dievaluasi dalam pelayanan kepolisian,” tegasnya.

     

    Polda Sumatera Selatan memastikan fungsi pengawasan internal terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme, disiplin, dan akuntabilitas personel dalam menjalankan tugas.

     

    Setiap laporan atau keberatan yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti berdasarkan mekanisme yang berlaku, dengan tetap mengedepankan proses yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

     

    Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Sumsel untuk terus melakukan pembenahan internal sekaligus menjaga kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

  • Kapolda Sumsel Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

    Gerakan Asri Polda Sumsel: Kapolda Sumsel Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

    Gerakan Asri Polda Sumsel: Kapolda Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

    Kapolda Sumsel Turun Langsung, Gerakan Asri Bersihkan Komplek Pakri Palembang–

     

    Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Gerakan Asri.

    Gerakan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

    Gerakan ASRI tersebut berlangsung di Komplek Pakri, Palembang, Selasa (22 September 2026).

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung kegiatan yang diikuti personel Polda Sumsel.

    Dalam aksi tersebut, Kapolda bersama anggota turun ke lapangan untuk membersihkan sejumlah area sekaligus melakukan penataan lingkungan.

    Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan menyasar sampah dan sejumlah bagian kawasan yang membutuhkan penataan.

    Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, Gerakan Asri menjadi momentum untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten.

    Kapolda Sumsel mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu.

    “Gerakan Asri ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Menjaga kebersihan bukan hanya tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama. Kita ingin menumbuhkan kebiasaan untuk peduli dan menjaga lingkungan mulai dari sekitar kita sendiri,” ujar Kapolda Sumsel.

    Menurut Kapolda Sandi Nugroho, lingkungan yang tertata dan bersih dapat memberikan rasa nyaman sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang lebih sehat bagi masyarakat.

    Karena itu, Polri dinilai perlu mengambil bagian dalam mendorong kesadaran masyarakat melalui kegiatan yang memiliki manfaat langsung.

    “Polri harus hadir dengan memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun semangat gotong royong sekaligus memberikan contoh bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” tambahnya.

    Gerakan Asri juga menjadi bagian dari kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan personel kepolisian di luar tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

    Keterlibatan anggota dalam aksi lingkungan diharapkan dapat memperkuat interaksi positif dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi dalam menjaga kebersihan kawasan.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan, Gerakan Asri membawa pesan mengenai pentingnya kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

    “Gerakan Asri tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi juga menjadi ajakan kepada elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama. Lingkungan yang bersih dan nyaman akan tercipta apabila kepedulian tersebut menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nandang.

    Ia menambahkan, Polda Sumsel terus mendorong berbagai kegiatan positif yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat serta memberikan manfaat bagi lingkungan.

    Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Gerakan Asri diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata di wilayah Sumatera Selatan.

  • Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta Bahas Dinamika Jakarta

    Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta Bahas Dinamika Jakarta

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri menerima audiensi pimpinan DPRD DKI Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antarlembaga dalam menyikapi berbagai dinamika dan kepentingan masyarakat Jakarta.
    Pertemuan tersebut berlangsung di gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Turut hadir Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono serta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya.

    Pada kesempatan ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin hadir bersama tiga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, yakni Ima Mahdiah, Rany Mauliani, dan Wibi Andrino.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menerima audiensi dari pimpinan DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: dok. Polda Metro Jaya
    Pertemuan diisi dengan pertukaran pandangan dan informasi mengenai berbagai hal yang menjadi perhatian bersama. Komunikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing institusi.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan hubungan antarlembaga yang terbuka dan konstruktif penting untuk memahami berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

    “Polda Metro Jaya terbuka untuk terus membangun sinergi dengan DPRD DKI Jakarta. Harapannya, hubungan yang baik ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta turut menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan nyaman,” ujar Kombes Budi Hermanto.

  • Laga Persija–Persib Berjalan Aman, Polda Metro Jaya: Terima Kasih Telah Bersama Menjaga Jakarta

    Laga Persija–Persib Berjalan Aman, Polda Metro Jaya: Terima Kasih Telah Bersama Menjaga Jakarta

    Polda Metro Jaya mengucapkan selamat kepada Persija Jakarta atas hasil yang diraih dalam pertandingan melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026). Pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas pengamanan dari Polri, TNI, Pemprov DKI Jakarta, panitia pelaksana, steward, The Jakmania, serta seluruh pihak yang telah berperan menjaga kelancaran pertandingan.

     

    View on Threads

     

     

    “Pertandingan berjalan aman dan tertib. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga pertandingan sekaligus menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif,” kata Budi.

     

     

    Budi juga berterima kasih kepada tim Persib Bandung, Bobotoh dan para pendukungnya yang turut menjaga situasi tetap kondusif. Ia berharap suasana tertib tersebut terus terjaga hingga seluruh pemain dan suporter tiba di tempat masing-masing.

    “Kami mengimbau seluruh suporter untuk berhati-hati dalam perjalanan, tetap tertib dan saling menghormati. Selamat kembali ke rumah masing-masing. Mari kita jaga Jakarta tetap aman dan damai,” katanya.

    Sementara Panitia Pelaksana Persija mengapresiasi pengamanan pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026), yang berlangsung aman dan lancar.

    Club Security Officer (CSO) Panpel Persija, Hiero Paath, mengatakan kelancaran laga tidak terlepas dari kerja bersama seluruh unsur pengamanan, mulai dari Polda Metro Jaya, petugas keamanan, hingga steward yang bertugas di stadion.

     

     

    “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh unsur pengamanan. Saya bangga pengamanan hari ini berjalan dengan aman, lancar, dan tidak ada kendala,” kata Hiero seusai pertandingan.

    Menurut Hiero, situasi yang tertib selama pertandingan menjadi hal penting bagi Persija untuk kembali mendapat kesempatan menggelar laga di Jakarta.

    “Dengan pelaksanaan yang berjalan lancar ini, ke depan kami berharap kembali mendapat kesempatan untuk bermain di Jakarta,” ujarnya.

  • Persija vs Persib Berjalan Aman dan Lancar, Polisi Apresiasi Suporter

    Persija vs Persib Berjalan Aman dan Lancar, Polisi Apresiasi Suporter

     

    Persija vs Persib Berjalan Aman dan Lancar, Polisi Apresiasi Suporter

    Persija vs Persib Berjalan Aman dan Lancar, Polisi Apresiasi Suporter

     

    JAKARTA – Polda Metro Jaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan pertandingan Persija Vs Persib, di Gelora Bung Karno (GBK) berjalan aman dan lancar.

    “Kegiatan hari ini berjalan aman, tertib, lancar, sehingga proses pengamanan di GBK dalam pertandingan Persija melawan Persib berjalan tertib, damai,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Sabtu (12/9/2026).

    Budi menyebut, bahwa Polda Metro Jaya mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kelancaran pertandingan tersebut.

    Menurutnya, polisi sampai saat ini masih melakukan beberapa rangkaian demi memastikan semuanya berjalan aman. Di antaranya mengawal bubarnya penonton.

    “Dan kita masih berharap, kita masih, petugas pengamanan juga masih melakukan pengamanan, pengawalan sampai dengan masa cair,” ujar Budi.

    Menurut Budi, keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergisitas yang baik seluruh stakeholder terkait.

    “Kami juga mengapresiasi kepada seluruh petugas pengamanan, baik itu dari TNI, Pemprov DKI, steward, dan semua yang terlibat termasuk dari pengawalan dari teman-teman Jakmania,” tutup Budi.

  • Penanganan Karhutla di Sumsel Dilakukan dari Pencegahan hingga Penegakan Hukum

    Penanganan Karhutla di Sumsel Dilakukan dari Pencegahan hingga Penegakan Hukum

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho. Foto: Dok. Polda Sumsel.

    Penanganan Karhutla di Sumsel Dilakukan dari Pencegahan hingga Penegakan Hukum

    Jakarta: Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel) terus dilakukan. Upayanya dilakukan mulai dari pencegahan hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran.

    “Penanganan karhutla tidak cukup hanya pada saat pemadaman. Ada langkah preemtif, preventif, penegakan hukum, hingga rehabilitasi. Semua menjadi satu rangkaian yang tidak terpisahkan,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho dalam keterangan tertulis, Kamis, 10 September 2026.

    Kapolda menjelaskan, setiap hotspot yang terdeteksi segera diverifikasi menggunakan helikopter, drone, maupun tim darat. Tercatat ada 369 hotspot yang setelah diverifikasi ditemukan 31 titik api hingga Selasa, 8 September 2026. Luas lahan terbakar mencapai 214,6 hektare, dengan 192,5 hektare telah berhasil dipadamkan.

    Polda Sumsel disebut terus melakukan inovasi dalam pemadaman, termasuk penggunaan formula khusus untuk meningkatkan efektivitas penggunaan air serta melakukan pengecekan dan pendinginan hingga malam hari. Hal itu guna memastikan bara api benar-benar padam.

    Sandi melanjutkan, Polda Sumsel menggandeng 85 peserta didik Sespim Lemdiklat Polri untuk memperkuat edukasi, pencegahan, sekaligus mendalami penanganan karhutla). Sebanyak 85 peserta didik (serdik) tersebut terdiri atas 13 Serdik Sespimti Polri Dikreg ke-36, 64 Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67, dan delapan Serdik SPPK.

    Ilustrasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dok. Kementerian Kehutanan

    Mereka juga mengemban tugas sebagai Satgas Edukasi Polri untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pencegahan dan dampak Karhutla. Lalu, diarahkan mempelajari praktik penanganan di lapangan serta mengidentifikasi permasalahan dan solusi yang dapat direplikasi di wilayah lain.

    “Kami berharap para peserta didik dapat memberikan masukan, saran maupun inovasi yang konstruktif agar penanganan Karhutla dapat semakin efektif dan maksimal,” ujar Sandi.

  • Masuk 5 Besar Nominator Kompolnas Awards 2026, Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Beri Manfaat Nyata

    Masuk 5 Besar Nominator Kompolnas Awards 2026, Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Beri Manfaat Nyata

    Masuk 5 Besar Nominator Kompolnas Awards 2026, Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Beri Manfaat Nyata

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen mendukung program prioritas nasional melalui berbagai capaian nyata di bidang ketahanan pangan, kesejahteraan sosial, pelayanan publik, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

     

    Komitmen tersebut dipaparkan dalam kegiatan Visitasi Penilaian Tahap II Kompolnas Awards Tahun 2026 yang berlangsung di Markas Polda Sumatera Selatan, Kota Palembang, Kamis, 3 September 2026. Polda Sumsel menjadi salah satu dari lima nominator kategori Polda terbaik tingkat nasional dalam ajang tersebut.

     

    Kegiatan visitasi dipimpin langsung oleh Komisioner Kompolnas RI Gufron, S.H.I., M.Hub.Int., serta dihadiri Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.) Drs. Wahyu Widada, M.Phil.

     

    Visitasi ini menjadi bagian penting dalam proses penilaian untuk mencocokkan data capaian yang disampaikan dengan kondisi dan implementasi di lapangan, sekaligus memastikan berbagai inovasi pelayanan kepolisian berjalan secara optimal, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

     

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa jajaran Polda Sumsel terus mengimplementasikan agenda prioritas Presiden Republik Indonesia melalui pelaksanaan tugas kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

     

    Salah satu capaian strategis ditunjukkan melalui program dukungan ketahanan pangan. Polda Sumsel mencatat realisasi lahan tanam jagung mencapai 28.394,16 hektare dengan hasil produksi sebanyak 116.591,92 ton.

     

    Di bidang kemanusiaan dan kesejahteraan sosial, jajaran Polda Sumsel juga telah melaksanakan 139 program bedah rumah, membangun 87 fasilitas sumur bor, menyalurkan 141.000 paket kebutuhan pokok, serta mendirikan 81 Jembatan Merah Putih.

     

    Berbagai program tersebut menjadi bentuk kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan sosial di wilayah Sumatera Selatan. Kehadiran kepolisian diarahkan agar tidak berhenti pada pelaksanaan tugas keamanan, tetapi turut memberikan solusi terhadap persoalan sosial dan kebutuhan dasar masyarakat.

     

    Pada sektor pelayanan publik, optimalisasi Command Center dan layanan Polisi 110 terus diperkuat untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, responsif, terintegrasi, dan mudah diakses masyarakat. Penguatan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Sumsel membangun pelayanan kepolisian yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

     

    “Penghargaan yang paling tinggi adalah ketika kehadiran Polri benar-benar memberikan rasa aman, keadilan, kemudahan, dan manfaat bagi masyarakat. Sering saya tekankan kepada jajaran Polda Sumsel bahwa juragan kita adalah masyarakat,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

     

    Pernyataan tersebut menegaskan bahwa ukuran keberhasilan Polri tidak semata-mata dilihat dari capaian institusional, tetapi dari sejauh mana setiap program dan pelayanan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan sinergi operasional dan kolaborasi lintas sektoral terus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan berbagai program kepolisian.

     

    “Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas kamtibmas melalui pelayanan publik yang profesional,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

    Menurutnya, penguatan kolaborasi bersama TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan berbagai instansi terkait terus dilakukan melalui konsep “Super Team”. Sinergi tersebut diperlukan agar setiap program dapat dilaksanakan secara lebih terpadu dan memberikan dampak yang lebih luas.

     

    Polda Sumsel memandang Kompolnas Awards bukan semata-mata sebagai ajang penghargaan, tetapi sebagai momentum untuk mengukur konsistensi transformasi pelayanan kepolisian dan memastikan program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

     

    Melalui penguatan ketahanan pangan, pelayanan publik, kesejahteraan sosial, serta stabilitas kamtibmas, Polda Sumsel terus berupaya menghadirkan Polri yang Presisi, profesional dan semakin dekat dengan masyarakat.

     

    Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Polda Sumsel dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, dengan menjadikan keamanan, kesejahteraan, dan kepercayaan masyarakat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan pembangunan.

  • Polda Metro Jaya Ungkap Fakta Ingatkan Masyarakat Bijak Menyikapi Video di Media Sosial

    Polda Metro Jaya Ungkap Fakta Ingatkan Masyarakat Bijak Menyikapi Video di Media Sosial

    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.
    Bisnis. Sumber ilustrasi: Unsplash
    Sumber: dokumentasi istimewa

    Di tengah perkembangan media sosial yang semakin cepat, masyarakat perlu lebih cermat dalam menerima dan membagikan informasi. Salah satunya terhadap video yang disertai narasi tertentu, tetapi belum diketahui kebenarannya.

    Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar di ruang digital. Pemeriksaan terhadap sebuah video yang beredar menunjukkan adanya indikasi bahwa video tersebut merupakan hasil ciptaan atau modifikasi.

     

    Kondisi ini menjadi pengingat bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan konten yang terlihat meyakinkan. Karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri memeriksa sumber informasi, memperhatikan konteks, serta membandingkannya dengan keterangan dari sumber resmi.

    Sikap bijak dalam bermedia sosial juga dapat dilakukan dengan tidak terburu-buru menyebarkan ulang konten yang belum jelas. Langkah sederhana tersebut penting untuk menjaga ruang digital tetap informatif, nyaman, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

    Masyarakat dapat memperoleh informasi yang lebih akurat melalui kanal resmi kepolisian maupun lembaga terkait. Dengan meningkatkan literasi digital dan membangun kebiasaan memeriksa informasi, setiap pengguna media sosial turut berperan dalam menciptakan lingkungan komunikasi yang sehat.

    Pada akhirnya, kehati-hatian dalam menerima informasi bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap orang lain. Mari bersama-sama menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, mengutamakan kebenaran informasi, dan menjaga suasana ruang digital yang positif.

  • Ungkap Fakta Polda Metro Jaya Ingatkan Masyarakat Bijak Menyikapi Video di Media Sosial

    Ungkap Fakta Polda Metro Jaya Ingatkan Masyarakat Bijak Menyikapi Video di Media Sosial

    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.
    Bisnis. Sumber ilustrasi: Unsplash
    Sumber: dokumentasi istimewa

    Di tengah perkembangan media sosial yang semakin cepat, masyarakat perlu lebih cermat dalam menerima dan membagikan informasi. Salah satunya terhadap video yang disertai narasi tertentu, tetapi belum diketahui kebenarannya.

    Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar di ruang digital. Pemeriksaan terhadap sebuah video yang beredar menunjukkan adanya indikasi bahwa video tersebut merupakan hasil ciptaan atau modifikasi.

     

    Kondisi ini menjadi pengingat bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan konten yang terlihat meyakinkan. Karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri memeriksa sumber informasi, memperhatikan konteks, serta membandingkannya dengan keterangan dari sumber resmi.

    Sikap bijak dalam bermedia sosial juga dapat dilakukan dengan tidak terburu-buru menyebarkan ulang konten yang belum jelas. Langkah sederhana tersebut penting untuk menjaga ruang digital tetap informatif, nyaman, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

    Masyarakat dapat memperoleh informasi yang lebih akurat melalui kanal resmi kepolisian maupun lembaga terkait. Dengan meningkatkan literasi digital dan membangun kebiasaan memeriksa informasi, setiap pengguna media sosial turut berperan dalam menciptakan lingkungan komunikasi yang sehat.

    Pada akhirnya, kehati-hatian dalam menerima informasi bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap orang lain. Mari bersama-sama menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, mengutamakan kebenaran informasi, dan menjaga suasana ruang digital yang positif.